Di artikel ini
- Penjelasan Tentang Opinion
- Cara Menyatakan Opinion dalam Bahasa Inggris
- Tata Bahasa dalam Menyatakan Opinion
- Perbedaan Thought dan Opinion
- Cara Menyatakan Thought dalam Bahasa Inggris
- Perbedaan Penggunaan Think dan Believe
- Cara Merespons Opinion dan Thought
- Contoh Percakapan Menyatakan Opinion
- Contoh Percakapan Menyatakan Thought
- Contoh Topik Percakapan Opinion dan Thought
- Kesalahan Umum Penggunaan Opinion dan Thought
- Tips Meningkatkan Kemampuan Opinion dan Thought
- Kesimpulan
- FAQ:
Halo semua! Masih inget gak tentang materi bahasa Inggris terkait opinion dan thought? Kalo lupa, tenang aja! Di artikel ini kita akan bahas secara lengkap tentang dua hal tersebut, mulai dari pengertian, cara penggunaan, tips dan trik, sampai contoh-contoh percakapannya.
Tujuan saya menulis artikel ini adalah buat bantu kalian yang lagi belajar bahasa Inggris, khususnya speaking dan listening. Dengan paham opinion dan thought, kalian bisa lebih percaya diri saat ngobrol pakai bahasa Inggris. Oke, langsung aja kita mulai!
Penjelasan Tentang Opinion
Apa sih opinion itu? Opinion adalah pendapat atau pandangan pribadi kita tentang sesuatu. Bisa positif atau negatif.
Contoh opinion positif:
- I think this phone is very good.
- In my opinion, the movie was enjoyable.
Contoh opinion negatif:
- I don’t believe his story. It doesn’t make sense.
- I feel this song is boring.
Beberapa kata kunci yang sering dipakai buat ngungkapin opinion antara lain:
- I think
- I believe
- In my opinion
- I feel
- I suppose
- I guess
- In my view
- From my perspective
“Opinion bisa positif atau negatif, tergantung pandangan pribadi kita tentang sesuatu. Gunakan kata kunci seperti ‘I think’ dan ‘I believe’ saat menyatakan opinion.”
Cara Menyatakan Opinion dalam Bahasa Inggris
Cara paling mudah buat ngungkapin opinion dalam bahasa Inggris adalah pakai kata kerja think, believe, dan feel.
Contoh:
- I think this phone is very good.
- I don’t believe his story. It doesn’t make sense.
- I feel this song is boring.
Kita juga bisa tambahin kata-kata lain buat memperkuat opinion kita, seperti:
- I strongly believe/think
- I completely agree
- I totally feel
- I absolutely think
“Gunakan think, believe dan feel untuk menyatakan opinion. Tambahkan kata-kata seperti ‘strongly’ dan ‘totally’ untuk memperkuat opinion.”
Tata Bahasa dalam Menyatakan Opinion
Secara gramatikal, ini nih pola kalimat buat ngungkapin opinion dalam bahasa Inggris:
Subject + opinion verb + object
Contoh:
- I (subject) think (opinion verb) the book (object) is interesting.
- She (subject) believes (opinion verb) the news (object) is fake.
Jadi kita pakai subject (I, you, she dsb), ditambah opinion verb (think, believe, feel), dan object (apa yang kita komentari).
“Gunakan pola Subject + Opinion Verb + Object saat membuat kalimat opinion dalam bahasa Inggris.”
Perbedaan Thought dan Opinion
Sering bingung nggak sih bedanya thought sama opinion?
- Thought itu ide atau gagasan yang ada di kepala kita. Belum tentu diungkapkan.
- Opinion adalah thought yang sudah kita ungkapkan atau utarakan sebagai pendapat pribadi.
Jadi bisa dibilang, thought itu opinion yang masih “tersimpan” dalam pikiran saja. Kalau sudah diutarakan baru jadi opinion.
Contoh:
- I think the book is interesting. (opinion)
- I think. (thought)
“Thought adalah ide di kepala kita, sedangkan opinion adalah saat kita mengutarakan thought tersebut sebagai pendapat pribadi.”
Cara Menyatakan Thought dalam Bahasa Inggris
Sama kayak opinion, kita bisa pakai kata kerja think, believe, dan feel buat ngungkapin thought juga.
Perbedaannya, saat menyatakan thought kita nggak pakai object. Jadi polanya:
Subject + thought verb
Contoh:
- I (subject) think (thought verb).
- She (subject) believes (thought verb).
“Gunakan think, believe, feel + subject tanpa object saat menyatakan thought dalam bahasa Inggris.”
Perbedaan Penggunaan Think dan Believe
Kata think dan believe sama-sama bisa dipakai buat opinion dan thought. Tapi ada perbedaan nuansanya:
- Think lebih netral. Bisa buat pendapat sehari-hari.
- Believe menunjukkan keyakinan yang lebih kuat. Sering buat topik yang lebih serius atau kontroversial.
Jadi kapan harus pakai think dan believe?
Gunakan think untuk:
- Pendapat ringan tentang film, musik, makanan, dsb
- Dugaan sementara tentang sesuatu
Gunakan believe untuk:
- Keyakinan yang kuat tentang isu sosial, politik, agama
- Hal-hal yang menurut kita benar secara moral
“Think lebih netral daripada believe. Believe menunjukkan keyakinan yang lebih kuat.”
Cara Merespons Opinion dan Thought
Saat orang lain ngungkapin opinion atau thought mereka, kita perlu merespons agar percakapan berlanjut.
Beberapa contoh respon yang bisa kita gunakan:
- I (don’t) think so
- I (don’t) agree
- You may be right
- That’s an interesting thought/idea
- I never thought of it that way
- I see your point, but…
- I’m not sure I agree with you
“Gunakan frase-frase seperti ‘I think so’ dan ‘That’s interesting’ saat merespons opinion dan thought lawan bicara.”
Contoh Percakapan Menyatakan Opinion
Berikut contoh sederhana percakapan menyatakan opinion dalam bahasa Inggris:
A: I think this dress looks good on me.
B: I agree. It matches your skin tone nicely.
Cara lain:
A: In my opinion, this phone’s camera has great quality.
B: Yeah, I think the photo resolution is really good for a phone camera.
Contoh Percakapan Menyatakan Thought
Nah kalo buat thought, bisa kayak gini contohnya:
A: I think Jessica has a crush on John.
B: That’s an interesting thought. I never noticed that before.
Atau:
A: I think. What do you want to do today?
B: Hmm good question. I’m not sure, I need to think about it too.
Contoh Topik Percakapan Opinion dan Thought
Opinion dan thought bisa diterapkan buat berbagai macam topik percakapan dalam bahasa Inggris. Beberapa contoh topiknya:
- Film, musik, buku
- Berita, isu sosial
- Makanan
- Fashion
- Olahraga
- Politik, ekonomi
- Teknologi
- Pendidikan
- Tradisi dan budaya
Kesalahan Umum Penggunaan Opinion dan Thought
Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat siswa menggunakan opinion dan thought dalam bahasa Inggris:
- Tidak menggunakan kata kerja yang tepat, seperti ‘know’ dan ‘see’ bukan ‘think’ atau ‘believe’.
- Kurang variasi kata kerja opininya, hanya pakai ‘think’ saja berulang kali.
- Lupa menambahkan alasan/penjelasan setelah menyatakan opininya.
- Opini yang dikemukakan terdengar terlalu absolut atau mutlak, bukan sekedar pendapat pribadi.
- Terdengar kaku karena tidak menguasai frasa-frasa respon opinion dan thought.
“Hindari kesalahan seperti tidak variasi kata kerja opininya. Berikan alasan logis setelah menyatakan opini.”
Tips Meningkatkan Kemampuan Opinion dan Thought
Yuk kita tingkatkan kemampuan speaking kita terkait opini dan ide dengan beberapa tips praktis ini:
- Sering mendengarkan percakapan native speakers terutama saat mereka mengungkapkan opininya.
- Rajin berlatih speaking dan listening dengan teman sesama pelajar bahasa Inggris.
- Pelajari vocab kata kerja opinion dan frasa respon opinion & thought.
- Banyak membaca teks berita, esai opini, kolom komentar, yang mengandung opinion.
- Tonton debat dan diskusi dalam bahasa Inggris baik yang formal maupun informal.
Kesimpulan
Jadi gimana, paham kan tentang opinion dan thought? Intinya:
- Opinion itu pendapat pribadi kita yang diungkapkan. Thought adalah gagasan di kepala.
- Pakai kata kerja think, believe, feel saat menyatakan opinion dan thought.
- Sering latihan speaking tentang topik-topik aktual dan variatif.
- Pelajari vocabulary dan phrases penunjang agar percakapan lebih lancar.
- Dengarkan native speakers berdiskusi untuk meningkatkan kemahiran.
Oke deh, semoga artikel ini bermanfaat ya buat kamu yang lagi belajar bahasa Inggris. Jangan lupa terus latihan speaking dan listening setiap hari. Good luck!
FAQ:
Q: Bagaimana cara membedakan antara opinion dan thought?
A: Opinion adalah pendapat yang sudah diutarakan, sedangkan thought masih berupa gagasan di kepala yang belum diungkapkan.
Q: Apa perbedaan kata think dan believe?
A: Think lebih netral daripada believe. Kata believe menunjukkan keyakinan yang lebih kuat.
Q: Bagaimana cara merespons opinion dan thought?
A: Kita bisa merespon dengan frasa seperti “I think so”, “I agree”, “You may be right”, dll.
Q: Contoh topik apa saja yang bisa dibahas terkait opinion dan thought?
A: Film, musik, buku, berita, makanan, fashion, olahraga, politik, dan topik aktual lainnya.






