Aurora: Sejarah, Mitos, dan Fakta tentang Cahaya Ajaib di Langit

palingbelajar

aurora borealis
± 3 menit baca
Di artikel ini
  1. Sejarah Aurora: Kapan pertama kali tercatat dan bagaimana penjelasan zaman dulu?
  2. Mitos Aurora di Berbagai Budaya
  3. Mitos Nordik
  4. Mitos Indian Amerika
  5. Fakta Ilmiah Aurora: Penyebab, Proses, dan Warna
  6. Penyebab Aurora
  7. Proses Terbentuknya
  8. Warna Aurora
  9. Tips Memotret Aurora
  10. Waktu Terbaik
  11. Peralatan
  12. Kesimpulan

Aurora atau yang dikenal dengan nama aurora borealis di belahan bumi utara dan aurora australis di belahan bumi selatan, merupakan fenomena alam berupa pancaran cahaya warna-warni yang muncul di langit pada waktu-waktu tertentu. Keindahan visual Aurora yang memukau membuat fenomena alam ini menarik untuk Palingbelajar kupas.

Sejarah Aurora: Kapan pertama kali tercatat dan bagaimana penjelasan zaman dulu?

Catatan tertua tentang penampakan Aurora berasal dari Cina pada zaman Dinasti Qin sekitar 2.500 tahun yang lalu. Ada pula catatan Aurora oleh bangsa Mesir Kuno 3.000 tahun yang lalu. Zaman dulu orang menjelaskan Aurora sebagai pertanda kiamat atau akibat aksi makhluk supernatural.

“Pada awalnya Aurora dianggap sebagai ramalan tentang perang dan bencana.”

Di Eropa Utara, Aurora dikenal sebagai “pesta darah” atau pertanda invasi makhluk mistis seperti Valkyrie. Sementara suku Indian Amerika meyakini Aurora sebagai peri dansa atau roh leluhur mereka.

Mitos Aurora di Berbagai Budaya

Mitos Nordik

Bangsa Viking di Eropa Utara meyakini Aurora sebagai pertanda kedatangan Valkyrie, perempuan supernatural pemilih roh pahlawan perang yang tewas untuk dibawa ke Valhalla.

Mitos Indian Amerika

Beberapa suku asli Amerika melihat Aurora sebagai roh leluhur mereka yang menari di langit. Suku Inuit meyakini Aurora sebagai peri dansa yang melompat dari satu gunung ke gunung lainnya.

Fakta Ilmiah Aurora: Penyebab, Proses, dan Warna

Penyebab Aurora

Aurora disebabkan oleh partikel bermuatan listrik dari matahari (angin surya) yang bereaksi dengan medan magnet bumi lalu masuk ke atmosfer sekitar kutub.

Proses Terbentuknya

  1. Partikel matahari masuk ke magnetosfer bumi.
  2. Partikel berinteraksi dengan atom dan molekul udara.
  3. Elektron dalam atom dan molekul udara “tersandung” ke tingkat energi yang lebih tinggi.
  4. Saat elektron jatuh kembali ke tingkat energi normal, cahaya dilepaskan.

Warna Aurora

Aurora berwarna karena jenis atom dan tinggi elektron yang terlibat dalam pemancaran cahaya.

WarnaSumber Atom/Molekul
MerahOksigen tingkat energi rendah
HijauOksigen tingkat energi sangat tinggi
BiruNitrogen

Tips Memotret Aurora

Waktu Terbaik

Waktu terbaik memotret Aurora adalah pada malam hari saat langit gelap gulita, biasanya antara pukul 22.00-01.00. Musim terbaik di belahan bumi utara adalah September hingga April.

Peralatan

Peralatan minimal yang dibutuhkan:

  • Kamera DSLR atau mirrorless dengan lensa lebar membuka diafragma lebar f/2.8 atau lebih.
  • Tripod agar hasil foto tidak blur.
  • Remote shutter atau pengatur waktu untuk menghindari guncangan kamera.
  • Baterai dan memori cadangan.

Kesimpulan

Aurora merupakan salah satu tontonan alam paling memesona. Berbagai mitos dan legenda dilekatkan pada fenomena optik ini sejak zaman kuno. Kini dengan ilmu pengetahuan modern, kita mengerti Aurora bukan pertanda mistis melainkan interaksi partikel matahari dengan atmosfer bumi. Meski demikian, keindahan visual Aurora tetap menjadikannya objek pencarian bagi banyak orang.

Leave a Comment